Cemburu Buta Berujung Maut, Teman Sendiri jadi Korban, Jasadnya Hanyut ke Jombang

Cemburu Buta Berujung Maut, Teman Sendiri jadi Korban, Jasadnya Hanyut ke Jombang
Kedua tersangka saat dihadirkan dalam rilis pers kasus pembunuhan oleh Polres Jombang. (Foto : Taufiqur Rachman)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Aparat Polres Jombang mengungkap kasus penemuan jenazah pria di aliran sungai wilayah Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Minggu (12/4/2026).

Hasil penyelidikan memastikan korban tewas akibat pembunuhan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menyampaikan bahwa korban bernama Anang Sularso (33), warga Jalan Karebet, Dusun Bogem Utara RT 024 RW 006, Desa Bogem, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Read More

Jenazah korban ditemukan di aliran sungai irigasi Mrican Kanan, tepatnya di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

“Dari hasil otopsi, ditemukan luka akibat benda tajam di leher dan wajah. Penyebab kematian adalah luka pada leher yang memutus pembuluh darah utama,” ujarnya.

Baca Juga :Polres Blitar Gelar Police Go To School dalam Upacara Hari Kartini

Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan Slamet Mahmudi (43), warga Jalan Karebet, Dusun Bogem Utara RT 024 RW 006, Desa Bogem, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, sebagai pelaku utama. Motif pembunuhan diduga karena cemburu.

Selain itu, polisi juga mengamankan Mohamad Abdul Mutolib (36), warga Dusun Sumbersari RT 017 RW 006, Desa Jabang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, yang berperan membantu membuang barang bukti.

“Pelaku tidak terima karena korban diduga mendekati perempuan yang merupakan pasangan pelaku,” kata AKP Dimas.

Menurutnya, peristiwa pembunuhan terjadi di pinggir sungai Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban dan pelaku yang diketahui berteman sempat bersama sebelum kejadian, bahkan mengonsumsi minuman keras hingga terjadi cekcok.

“Mereka sempat bersama, kemudian terjadi cekcok hingga berujung pembunuhan,” jelas AKP Dimas.

Baca Juga :Pelebaran Jembatan Tulungrejo Dikebut, Dongkrak Akses Wisata dan Ekonomi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *