Mashudi Anggota Damkar Kota Kediri, Harus Bertaruh Nyawa Saat Tugas Pertama

Mashudi Anggota Damkar Kota Kediri, Harus Bertaruh Nyawa Saat Tugas Pertama

Dari kejadian itulah membuat Mashudi banyak belajar tentang bagaimana seorang pemadam tidak boleh tergesa-gesa dan ceroboh. Meski begitu, risikonya akan tetap mengancam.

Apalagi, baru-baru ini jari kelingking kaki kanannya patah saat memadamkan api di kawasan Klotok, Kota Kediri. Dia sempat pingsan usai pohon Beringin menimpa kakinya.

“Kejadiannya malam hari ketika beres-beres alat, padahal baru mau selesai. Saya sempat pingsan dan dilarikan ke Rumah Sakit Lirboyo,” kenangnya.

Read More

Mashudi pun masih tetap bersemangat dalam menjalankan profesinya, apalagi dalam waktu empat tahun ke depan akan menjalani masa pensiun sebagai petugas pemadam Kebakaran Kota Kediri.

“Saya senang masih bisa menularkan ilmu dan pengalamannya untuk anggota-anggota baru di sini,” tutupnya.

Ilmu yang ditularkan oleh Mashudi pun dirasakan oleh Indra yang merupakan anggota baru bergabung pada tahun 2021 lalu. Lelaki berusia 27 tahun tersebut sudah sering terlibat dalam operasi pemadaman api hingga penyelamatan.

Namun demikian, ia merasakan hal yang paling sulit adalah ketika pemadaman api di pasar dan sepah tebu di rumah produksi gula merah.

“Saya pernah terlibat pemadaman api di Pasar Ngadiluwih dan Pasar Kesamben. Rasanya dulu sulit karena area yang terbakar cukup luas,” jelasnya.

Saat ini, Indra bertugas menjadi bagian untuk mengoperasikan kendaraan sekaligus menjadi sopir untuk kendaraan merah besar itu. Dia juga bersyukur karena masyarakat semakin sadar dan paham apa yang harus dilakukan ketika mobil pemadam kendaraan melintas. Apalagi, dulunya merasa sulit karena masyarakat biasanya mengabaikannya.

“Alhamdulillah masyarakat semakin kesini sudah sadar. Kita jalan sudah tidak pernah ada hambatan, kalau jalan sempit kita agak melambat,” tutur warga Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto itu.(*)

Editor: Dhita Septiadarma

Reporter: Rizky Rusdiyanto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *