Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Turnamen sepakbola bertajuk Soekarno Cup Liga Kampung U-17 digelar. Diramaikan legenda pesepak bola tanah air, Soekarno Cup digelar sebagai media penjaringan bibit muda bertalenta sekaligus mengenang jasa sang proklamator dalam kancah dunia sepakbola tanah air.
“Soekarno cup kali ini juga digelar sebagai bentuk dukungan kepada Timnas Indonesia U-17 yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2023,” kata Ketua Pelaksana Soekarno Cup, Mochamad Nur Arifin mengutip rilis di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta, Selasa (31/10) malam.
Soekarno Cup itu, kata Mas Ipin, sudah memasuki babak delapan besar. Babak perempatfinal diikuti oleh dua tim dari Sumatera, dua tim dari Jawa, dua tim dari Bali dan Papua, serta dua wakil dari Kalimantan, Sulawesi dan Maluku.
Lewat Soekarno Cup itu, pihaknya berharap dapat melahirkan bibit talenta sepakbola muda yang nantinya bisa berkontribusi untuk menunjang kemajuan sepakbola tanah air.
“Kalau U-21,U-23 itu rata-rata sudah masuk Liga 1 sampai Liga 3, ada EPA (Elite Pro Academy) juga. Jadi kita ingin melengkapi stok yang kosong. Karena usia 15, 16, 17 itu di bawah klub cukup minim stoknya. Mungkin yang skuad Timnas U-17 itu Piala Dunia U-17 kan kebanyakan jebolan liga top skor, itu tidak digelar di semua kota. Jadi yang dipinggir belum terpantau ke sana,” imbuhnya.
Selain untuk menjaring bibit muda berkualitas, Soekarno Cup digelar untuk mengenang jasa sang proklamator yang dinilai memiliki andil besar dalam kancah sepakbola tanah air. Sepakbola kala itu menjadi alat untuk diplomasi dan anti kolonialisme.
Atas arahan Presiden Soekarno, Timnas Indonesia berhasil bersua di ajang internasional saat ditangani pelatih Tito Pogacnik. Bahkan Timnas asuhannya membukukan rekor kemenangan126 terbanyak dan belum terpecahkan hingga saat ini.


















