Basra, SEJAHTERA.CO – Tim Nasional (Timnas) Indonesia harus menelan pil pahit kala melawan tim tuan rumah Irak.
Harus diakui, Irak bermain lebih baik dari pada Timnas Indonesia, pada laga putaran kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga kedua negara, Timnas Indonesia melawan Arak berlangsung di Stadion Internasional Basra, Irak, Kamis (16/11).
Di laga itu, Asnawi Mangkualam Bahar dan kawan-kawan harus menyerah 1-5 dari Irak.
Satu-satunya gol Timnas Indonesia dicetak oleh Shayn Pattynama di penghujung akhir laga babak pertama.
Menanggapi hasil itu, Pelatih Kepala Tim Shin Tae-yong mengucapkan selamat kepada Irak atas kemenangannya.
“Mereka bermain baik kali ini. Dapat saya katakan, kami akan berusaha tampil lebih baik di laga kandang nanti,” bukanya.
Terkait Timnas Indonesia yang bermain baik di babak pertama, namun kemudian kondisi berubah, dari 2-1 menjadi 5-1 di babak kedua, Shin Tae-yong mengatakan, “Saya hanya bisa bilang Irak bermain lebih baik dari kami,” imbuhnya.
“Seperti yang Anda lihat, ini adalah laga tandang dengan suporter yang sedikit bagi kami di stadion,” katanya.
“Kemudian kami juga harus melalui perjalanan panjang dengan para pemain yang tidak datang bersamaan. Namun terlepas dari itu Irak memang bermain lebih baik,” tegasnya lebih lanjut.
Sementara itu bagi Shayne Pattynama, si pencetak gol tunggal bagi Indonesia, sekaligus gol pertamanya di pentas dunia bersama skuad Garuda, menyebutkan kalau pada babak pertama timnya bermain baik.
“Namun setelah kebobolan dua gol, lalu kondisi stadion yang penuh dengan berbagai situasinya, skor berubah menjadi 2-1,” kat dia.
“Saya merasa kami masih mampu bermain baik hingga paruh pertama. Karenanya kami mencoba peluang dengan sejumlah tembakan jarak jauh,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan kalau Timnas Indonesia harus berjuang lebih keras lagi di laga berikutnya.
“Saya rasa kami harus berjuang lebih keras lagi di pertandingan berikutnya. Lebih percaya pada kemampuan diri, karena kami adalah tim yang bagus,” tuturnya.
“Namun yang terpenting adalah ini merupakan momen pembelajaran yang baik untuk kami, karena kami melawan salah satu tim hebat dan kami dapat belajar dari pengalaman ini,” ujarnya.


















