Mobil Patroli Polisi Berubah Wajah Jadi Gentong Berjalan, Bantu Warga Terdampak Krisis Air Bersih

Mobil Patroli Polisi Berubah Wajah Jadi Gentong Berjalan, Bantu Warga Terdampak Krisis Air Bersih

Trenggalek, SEJAHTEAR.CO – Potret tak biasa terlihat pada salah satu mobil patroli yang dimiliki Polsek Dongko Polres Trenggalek. Mobil patroli yang biasanya digunakan untuk patroli Kamtibmas berubah wajah menjadi gentong berjalan.

Potret itu terlihat saban musim kemarau karena daerah itu menjadi salah satu wilayah langganan terdampak kekeringan.

Berbicara soal kekeringan seolah bukan menjadi barang baru di Bumi Menak Sopal. Sebab beberapa titik acap kali mengalami krisis air bersih, utamanya saat dilanda kemarau panjang seperti saat ini. Merujuk data BPBD Trenggalek pada 26 November, setidaknya ada sebanyak 42 desa atau kelurahan dari 13 kecamatan di Trenggalek terdampak kekeringan.

Read More

Kekeringan itu bukan berati merata dalam satu desa. Hanya terjadi di beberapa titik dalam satu desa. Salah satunya adalah titik-titik kekeringan dari tiga desa di Kecamatan Dongko, meliputi Desa Petung, Cakul dan Pandean. Tiga desa itu dilaporkan mengalami kekeringan pada tahun ini meskipun tahun sebelumnya tidak mengalami kondisi yang sama.

Sebut saja misalnya dari 10 desa di daerah itu bisa dibilang mengalami pola perubahan daerah kekeringan. Tentu faktor alam yang jadi penyebab utamanya. Alhasil warga tak bisa berbuat banyak selain mengandalkan bantuan distribusi air bersih dari pemerintah daerah karena sumber-sumber air banyak yang mengering. Itu pun warga harus bergantian karena jumlahnya yang terbatas.

Sebagai gambaran, mengacu data yang sama, ada sebanyak 17630 jiwa dari 6417 kepala keluarga dari 42 desa atau kelurahan itu terdampak krisis air bersih. Sementara pengiriman air bersih masih dilakukan sebanyak 1757 kali pengiriman air bersih menggunakan tangki kapasitas 4 sampai 6 ribu liter. Disisi lain, air menjadi kebutuhan vital masyarakat saban harinya.

Berkaca dari itulah, Polsek Dongko menginisiasi lahirnya Patroli Gentong. Mobil patroli yang biasanya digunakan untuk mengangkut personil diubah bagian belakangnya dan ditempatkan sebuah gentong berukuran besar dengan kapasitas sekitar 1800 liter sehingga mirip gentong berjalan. Mobil itulah yang kemudian membantu mencukupi air untuk kebutuhan warga.

“Kita upayakan bisa melakukan pengiriman setiap hari. Sehari bisa sampai dua kali pengiriman karena cakupan wilayah yang cukup luas,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *