Api benar-benar padam setelah tim Wisanggeni tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pompa dan satu unit mobil penyuplai. Butuh sebanyak 4000 liter agar si jago merah tak lagi mengamuk.
“Pukul 19.08 piket menerima aduan, pukul 19.10 WIB berangkat ke lokasi dan pukul 19.42 WIB petugas selesai melakukan pemadaman. Respons time 10 menit dan lama pemadaman 23 menit,” ujarnya.
Hasil investigasi, kebakaran itu disebabkan oleh kelalaian pemilik rumah yang meninggalkan tungku masak dalam keadaan menyala.
Saat ditinggal lama itu, diduga air untuk memasak telur mengering hingga api membakar wadah tempat masak hingga menjalar hingga menjalar ke bangunan rumah dengan luas 3×6 meter tersebut.
“Korban nihil. Namun untuk kerugian material mencapai Rp 35 juta. Kami himbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi-potensi kebakaran,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor : Gimo Hadiwibowo



















