Sementara pada siang melatih otot besar, sore otot kecil dan malam otot besar lagi. “Ada otot besar terdiri otot dada, bahu, punggung dan paha, Sedangkan untuk otot kecil yakni bisep, perut serta bisep. Ini yang harus jadi perhatian,” katanya.
Menjaga pola makan juga penting. Bukan hanya mengontrol, tetapi juga mengganti makanan. Maklum soal makanan atlet berbeda dengan orang normal.
Seperti tidak boleh makan gorengan, santan, gula, dan garam. Jadi lebih ke kukus dan bakar. Itu tipsnya,” katanya.
Dalam sehari menghabiskan waktu latihan hingga 4-5 kali. Per latihan minimal satu jam.
Dalam kejuaraan ada beberapa yang dinilai. Paling utama otot yang ideal alias simetris. Paling banyak dinilai pada paha karena memang sulit dalam hal pembentukannya.
Soal prestasi jangan tanya. Prestasi terbaru menyabet juara 3 dunia dalam kompetisi yang diadakan di Korea Selatan pada Desember 2023 lalu.
Sebelumnya, dia juga telah menyabet medali emas di Singapore pada kompetisi persahabatan dan sudah sering ikut kompetisi nasional.
Untuk even yang akan datang di antaranya ikut event di Laos, Asia Tenggara pada Mei 2024 dan November ada kejuaraan dunia lagi di Maldives. “Mohon dukungannya,” pungkasnya.
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi



















