Terkait harga, Nur Hadi menyebut bahwa tas anyaman daun pandan untuk parcel dijual dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 75 ribu.
“Sementara omzet penjualan tas ini cukup besar, sekitar Rp 70 juta per bulannya,” tambahnya.
Salah satu pelanggan, Anggi, sengaja memilih untuk membeli tas secara langsung di lokasi pembuatan. Menurutnya, tas anyaman pandan untuk parcel lebaran memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri.
“Tas ini unik karena terbuat dari anyaman pandan. Saya pesan seharga 12 ribu rupiah dan akan diberikan kepada keluarga dan saudara pada lebaran nanti,” tutupnya.
Kesuksesan bisnis tas anyaman pandan Nur Hadi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, dengan meningkatnya kesempatan kerja dan pengembangan industri kerajinan lokal.
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Gimo HadiwibowO



















