Nuralifah, Ibu Rumah Tangga di Desa Tiudan Tulungagung Sukses Jalankan Usaha Tas Anyaman, Omzet Puluhan Juta Perbulan

Nuralifah, Ibu Rumah Tangga di Desa Tiudan Tulungagung Sukses Jalankan Usaha Tas Anyaman, Omzet Puluhan Juta Perbulan

Bahkan dalam satu bulan saja, perempuan berusia 41 tahun ini mampu memproduksi ribuan tas anyaman untuk mencukupi kebutuhan pasar sesuai pesanan yang diterimanya.

Dikarenakan mulai banyak permintaan produk tas anyaman yang diterimanya, membuat Nuralifah memperdayakan ibu rumah tangga lain di lingkungan rumahnya. Hal itu dilakukan agar mampu mencukupi kebutuhan target pasar yang terus-terusan masuk utamanya dari luar Tulungagung.

“Kalau banyak permintaan itu biasanya ada 6 orang yang ikut bantu produksi tas anyaman. Dalam satu minggu bisa produksi 300an tas anyaman,” tuturnya.

Read More

Nuralifah menyebut, berdasarkan order yang sudah diterima, permintaan pembuatan tas anyaman itu kebanyakan datang dari berbagai daerah seperti Kabupaten Trenggalek, Blitar, Tulungagung bahkan hingga Medan. Kebanyakan, permintaan tas ayaman tersebut untuk kebutuhan souvenir hajatan.

Sedangkan untuk harganya, Nuralifah membanderol tas anyamannya dengan harga yang terbilang ramah dikantong mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 100 ribu. Dengan ramainya orderan yang diterima, Nuralifah kerap mendapat omzet kotor senilai Rp 10 juta setiap bulannya.

“Harganya ya tergantung produk yang dipesan. Kalau lebih besar, banyak hiasannya dan bahannya bagus ya lebih mahal,” pungkasnya.

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri

Editor: Dhita Septiadarm

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *