Secara permainan di tiga pertandingan terakhir, lanjut dia, masih mempunyai kekurangan penyelesaian (finishing) karena saat melawan Persekabpas, Tri Brata Raflesia memilik banyak peluang.
Sedangkan, melawan tuan rumah NZR Sumbersari ada 12 peluang seharusnya bisa menjadi gol, tetap tidak bisa dimaksimalkan.
“Bicara mental tim, kami banyak dihuni pemain muda dan secara psikis naik turun. Tim ini dibentuk dengan dana minim, bagaimana ada 17 pemain kelahiran 2003-2004 dan ada 4 pemainĀ masuk pra-PON Jatim bersama Coach Fachri Husain,” pungkas eks pemain Persija Jakarta itu.
Sebelumnya, skuat Bledug Kelud mampu menahan imbang NZR Sumbersari dengan skor 1-1. Meskipun meraih satu poin, harapan Eka Sama Adi dkk untuk lolos ke babak 16 besar sekaligus naik kasta ke Liga 2 pupus. Sebab, Persedikab mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan hasil imbang.
Di pertandingan lain, Persekabpas Pasuruan mampu mengalahkan Tri Brata Raflesia dengan skor telak 3-0. Atas hasil ini, Persekabpas memuncaki klasemen dengan mengoleksi lima poin. Sedangkan, NZR Sumbersari sebagai runner up meraih tiga poin dari tiga pertandingan hasil imbang. Namun, tim asal Malang itu unggul dalam jumlah agregat gol.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Dhita Septiadarma



















