“Saya senang bisa lolos ke Piala Dunia, tapi saya lebih puas dengan performa para pemain di sini meski mengalami pasang surut,” sambungnya.
Ia pun senang karena pihaknya berhasil melewati kendala selama pertandingan dan sepanjang turnamen.
“Kami menghadapi banyak situasi sulit, terutama di babak kedua, tapi kami memberikan instruksi kepada para pemain di bangku cadangan dan ketika mereka masuk, inilah faktor yang memberi kami kemenangan,” sebut Kim.
“Ada juga faktor lain yang berperan selama turnamen, termasuk lingkungan dan beberapa pemain tidak dapat bermain karena gejala flu,” tambahnya.
“Tetapi menurut saya bukan hanya itu yang kami punya, kami masih punya lebih banyak hal untuk ditunjukkan dan kami akan kembali lebih kuat,” jelasnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala Tim Tiongkok, Gary van Egmond bangga dengan cara timnya bermain selama pertandingan dan sepanjang turnamen.
“Babak pertama berjalan cukup seimbang dan kedua tim punya peluang, tapi kami tidak memaksimalkannya,” ujarnya.
“Itu adalah lalu lintas satu arah pada babak kedua, tetapi ketika Anda menciptakan banyak peluang, Anda harus memanfaatkannya,” tambah dia.
“Saya bangga dengan gadis-gadis ini, mereka tidak pernah menyerah, terus berusaha tetapi hal itu tidak terjadi hari ini. Cara Anda menang itu penting, begitu pula cara Anda kalah,” kata pelatih.
“Kemajuan tim sangat bagus sepanjang waktu. Cara mereka bermain dan berperilaku menunjukkan bahwa mereka bergerak menuju negara yang lebih kuat dalam sepak bola internasional,” tutupnya.
Editor: Gimo Hadiwibowo


















