Dibantu satu orang karyawannya, Badaruddin membandrol satu ikat rumputnya dengan harga Rp 20 ribu rupiah. Alhasil, omset yang ia dapatkan dari hasil panen rumput gajah tersebut juga ikut naik, dalam sehari dirinya mampu mendapatkan keuntungan sebesar 300 hingga 400 ribu rupiah.
“Tidak perlu perawatan yang khusus untuk rumput gajah ini yang terpenting sumber airnya tercukupi sama sesekali diberikan pupuk,” tegasnya.
Meskipun saat ini dirinya memiliki 5 lokasi lahan yang ditanami rumput gajah. Ia mengaku kesulitan untuk memenuhi pesanan karena seiring dengan naiknya jumlah permintaan menjelang Idul Adha.
“Hampir setiap hari ada yang beli, permintaannya juga selalu banyak. Pernah juga ada pembeli dari Lembeyan (Magetan) kesini,” pungkasnya
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Gimo Hadiwibowo



















