Yadnya Kasada di Bromo Kini Diwarnai Kebakaran Gunung Batok, Pemadaman Hanya Dengan Gapyok, Resi Bima Marah?

Yadnya Kasada di Bromo Kini Diwarnai Kebakaran Gunung Batok, Pemadaman Hanya Dengan Gapyok, Resi Bima Marah?

Gunung Batok ini memiliki ketinggian 2 440 meter di atas permukaan laut dan berada di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan yang merupakan batas tenggara Pasuruan.

Letak Gunung Batok berdekatan dengan Gunung Bromo dan Gunung Semeru dan merupakan salah satu gunung mati atau tidak aktif yang terletak di kawasan pegunungan Tengger.

Gunung Batok termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger, Semeru (BTS). Merupakan bagian dari kaldera Gunung Tengger purba dan saat ini telah menjadi kawasan wisata.

Read More

Legendanya, dalam Bahasa Jawa, batok berarti “tempurung kelapa”. Penduduk Tengger percaya bahwa Gunung Batok terbentuk dari tempurung kelapa.

Penendangnya adalah Resi Bima, seorang raksasa sakti, setelah gagal memenuhi syarat yang diajukan Rara Anteng untuk mempersunting atau memperisteri.

Sekadar diketahui, pelaksanaan Yadnya Kasada 2024 Upacara adat Yadnya Kasada digelar pada Jumat-Sabtu 21-22 Juni 2024.

Kawasan Wisata Gunung Bromo di waktu itu hanya terbuka untuk masyarakat yang hendak melaksanakan Yadnya Kasada alias ditutup.

Pada Minggu-Senin 23-24 Juni 2024, Kawasan Wisata Gunung Bromo juga masih tertutup untuk umum. Hanya mereka yang bertugas yang diperbolehkan masuk.

Sebelumnya, kebakaran kawasan Bromo melanda Bukit Naga yang masuk wilayah Kabupaten Pasuruan. Kebakaran dilaporkan sejak Kamis (18/6/2024).

Editor: Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *