Tolak Dievakuasi?, Warga Pesantren Kota Kediri Tewas Terpanggang di Dalam Rumahnya Sendiri, Berikut Kronologinya

Diduga Tolak Dievakuasi, Tewas Terbakar di Rumah Sendiri

Kediri, SEJAHTERA.CO – Sebuah rumah di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren Kota Kediri mengalami kebakaran, Selasa (2/7/2024).

Baca Juga: Wisatawan Asal Blitar Tewas Usai Bermain Banana Boat di Pantai Karanggongso Trenggalek, Kecelakaan?, Berikut Ceritanya

Selain kerugian material, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.

Read More

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban meninggal dunia merupakan penghuni rumah yakni Muhammad Nurhasim (59).

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, peristiwa itu bermula saksi Iin Nurhapsari melihat asap tebal yang banyak.

Baca Juga: Salut Buat Tim U 16 Indonesia, Dengan Sepuluh Pemain Bisa Membobol Tiga Gol ke Gawang Australia, Skor Akhir 3-5

Selanjutnya, saksi membangunkan anak korban yakni Satrio Arif dan melihat api berasal dari kamar ayahnya.

Saksi kemudian mengajak korban untuk keluar diselamatkan dari kobaran api, tetapi tidak mau.

“Hanya ada dua orang saksi (Lin dan Satrio Arif) berhasil keluar dari rumah yang terbakar. Sementara korban masih berada di dalam,” jelasnya.

Baca Juga: Awas…!, Jangan Kecele, Mulai 1 Juli KAI Mengubah Pola Operasional Sejumlah Perjalanan Kereta Api, Berikut Jadwalnya

Kompol Siswandi melanjutkan, kedua saksi itu sontak berteriak kepada warga sekitar agar membantu untuk menyelamatkan Hasim.

Ketua RT sekitar sempat membujuk korban untuk keluar dari rumahnya, tetapi korban tidak mau.

Menurutnya, karena kondisi api yang semakin membesar sehingga membuat warga tidak dapat memberikan pertolongan kepada korban.

Baca Juga: Razia Antisipasi Praktik Rental Kos-kosan, Satpol PP Dapati Bukan Pasangan Suami Istri Sekamar

“Warga langsung bergegas menghubungi dan melaporkan peristiwa itu ke petugas pemadam kebakaran Kota Kediri,” bebernya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *