Tolak Dievakuasi?, Warga Pesantren Kota Kediri Tewas Terpanggang di Dalam Rumahnya Sendiri, Berikut Kronologinya

Diduga Tolak Dievakuasi, Tewas Terbakar di Rumah Sendiri

Setelah mendapatkan laporan warga, lanjut dia, ada sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Kediri yang dikerahkan untuk mendatangi lokasi kejadian.

Petugas damkar melakukan proses pemadaman api di rumah milik Muhammad Nurhasim tersebut. Hingga akhirnya, api dapat dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB.

Baca Juga: Coklit Kabupaten Kediri Sudah 50 Persen Data Pemilih, Ketua KPU Targetkan Selesai di Hari ke-20

Read More

Petugas kepolisian Polsek Pesantren dan Tim Inafis Polres Kediri Kota melakukan olah tempat kejadian perkara.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material rumah kebanyakan dari anyaman bambu dan triplek, surat Ijazah, akte dan KK, serta satu unit sepeda motor Honda GL Max hangus terbakar.

Sedangkan, kondisi korban yang masih berada di dalam rumah sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Momen HUT Bhayangkara Tulungagung 2024, Sejumlah Anggota Melanggar Ditindak

“Korban langsung kami evakuasi dan dibawa menuju ke RS Bhayangkara Kediri,” tambah Siswandi.

Dia menambahkan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan keluarga korban, sebelum kejadian tersebut kebiasaan korban merokok.

Saksi mengetahui bahwa bantal yang digunakan untuk tidur oleh korban dirusak dan dikeluarkan kapuknya hingga terburai.

Baca Juga: Dikeroyok usai Nonton Konser Musik, Pasutri Lapor Polisi

Tak hanya itu, kebiasaan korban aneh sejak istrinya meninggal dunia sekitar 1 tahun lalu dan tidak pernah keluar dari rumahnya.

“Korban juga mengalami sakit-sakitan dan sulit untuk berjalan,” pungkas mantan Kapolsek Semen ini.

Reporter: Rizky Rusdiyanto

Editor: Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *