Satlantas Polres Blitar Jamin Biayai Sekolah hingga Lulus ABG Viral Gara-gara Minta Bantuan Polisi, Ini Latar Bekakangnya

Satlantas Polres Blitar Jamin Biayai Sekolah hingga Lulus ABG Viral Gara-gara Minta Bantuan Polisi, Ini Latar Bekakangnya
Sanidi, Nur Esa dan KBO Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Supriyadi. (aziz/sejahtera.co)

Sementara Suhebi meninggal Februari 2024 lalu. Mulai TK hingga SD kelas 4 tinggal di Kademangan. Tetapi menginjak kelas 5 pindah ke Serang, Provinsi Banten.

“Ibu kandung ndak tahu ke mana. Bapak sebelum meninggal juga nikah lagi. Akhirnya saya pulang ke Kademangan,” katanya.

Baca Juga :Surat Suara Pilkada 2024 Ponorogo Antre di Percetakan, Polisi Bakal Jaga Ketat

Read More

Ketika memutuskan pulang ke Kademangan, pun tak mudah. Sebelumnya tinggal bersama ibu tiri juga kerap cekcok. Bukan hanya ke ibu tiri, tetapi ke anak kandung ibu tiri juga tak cocok. Akhirnya pulang ke Kademangan, Blitar.

“Saya minta ongkos pulang tak dikasih. Akhirnya sempat minta-minta ke traffic light. Akhirnya ada yang memberitahu, kalau saya lagi butuh uang. Pak RT di Kademangan kirim uang ke saya. Akhirnya bisa pulang ke Blitar,” katanya. Nur Esa pulang ke Blitar Agustus 2023 lalu.

Di Blitar pun serba repot. Ibu kandung sudah tak mau mengurusi. Apalagi ibu tiri. Bapak kandung juga sudah meninggal. Mau sambat ke kakek nenek tak tega. Kakeknya tukang becak dan lebih banyak ngopeni nenek yang stroke. “Saya berbulan-bulan linglung. Mau melanjutkan sekolah juga tak bisa,” katanya.

Baca Juga :Minimalkan Kecelakaan, Polisi Bantu Perbaikan Jalan Berlubang Swadaya Bersama Warga Trenggalek

Di Serang, Banten sempat sekolah di MTs di Ponpes Al-Fathaniyah sampai kelas 2. Menginjak kelas 3, pulang ke Blitar.

“Mau curhat sama siapa. Akhirnya DM ke akun polres Blitar Kota. Curhat kok kehidupan saya seperti ini. Pingin sekolah juga tak bisa,” jelasnya. Bahkan saking pinginnya sekolah, ketika bertemu polisi Ipda Supriyadi memakai seragam khas SMP.

Tetapi kini, Satlantas Polres Blitar Kota pun sigap. Usai memilah memilih, akhirnya memutuskan untuk membiayai sekolah sampai lulus nanti. “Kami iba dan trenyuh dengan kondisinya. Anak seusia Nur Esa butuh perhatian lebih,” kata KBO Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Supriyadi.

Baca Juga :Polsek Mojowarno Gelar Jumat Curhat Bersama Warga Desa Gondek

Atas petunjuk Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno dan Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Andang Wastiyono memutuskan untuk membiayai sekolah. Yakni dengan menyekolahkan ke SMPN 2 Kademangan, Kabupaten Blitar.

“Kami biayai sekolahnya. Kan sebelumnya pernah sekolah di MTs di Serang berhenti ketika menginjak kelas 3. Nah sekarang melanjutkan SMP di Kabupaten Blitar,” kata Ipda Supriyadi.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Andang Wastiyono mengakui memang atensi kisah pilu Nur Esa Anastasya. “Kami juga sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Sudah oke dan bisa sekolah. Nanti akan kami antar ke sekolah,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *