“Setelah itu saya gak sadarkan diri, tau tau sudah dirumah tetangga saya,” imbuhnya.
Sementara itu, Pico (38) salah satu tetangga, menuturkan jika kejadian tersebut bermula ketika gorong gorong perumahan jebol.
Hal tersebut karena pembuangan air menuju aliran sungai yang berada di belakang kompleks perumahan tersumbat. Sehingga air perlahan mulai menggerus pondasi milik rumah korban.
“Ketinggian saluran gorong-gorong saat itu lebih tinggi sungai, akhirnya tidak mampu, akhirnya mengikis pondasi rumah,” terang Pico.
Saat ini, dirinya juga kawatir dengan kondisi tersebut. Pasalnya rumah miliknya berdekatan dengan rumah korban. Ia pun memilih untuk mengungsi sementara sambil menunggu developer perumahan untuk membuat talut sungai.
Pasalnya talut sungai yang tingginya mencapai 20 meter kebawah juga terkikis sehingga rawan terjadi longsor susulan.
Baca Juga :Turun Hujan Hampir Dua Jam, Sungai Bendokrosok Meluap ke Pemukiman Warga Banyakan
“Takut kalau tidak ngungsi, nanti kalau hujan takut terjadi longsor lagi,” tandas Pico.



















