Putus Mata Rantai Peredaran Okerbaya di Prambon, Satresnarkoba Polres Nganjuk Amankan 1.459 Butir Dobel L

Ungkap Peredaran Okerbaya, ini yang Diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk
Ilustrasi Narkoba

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Dua orang terduga pengedar obat keras berbahaya atau okerbaya, AR (30), dan ABS (26) warga Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Selain memutus mata rantai peredaran okerbaya dengan mengamankan dua pengedar di wilayah Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Satresnarkoba Polres Nganjuk juga menyita total 1.459 butir pil dobel L sebagai barang bukti.

Pengungkapan kasus peredaran okerbaya ini bermula saat petugas Satresnarkoba Polres Nganjuk mengamankan seorang pria berinisial Dika di sebuah rumah wilayah Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Read More

Dari tangan Dika ditemukan 105 butir pil dobel L yang disimpan di saku celana. Kala itu Dika mengaku mendapatkan pil dobel L tersebut dari AR.

Baca Juga :Menipu Korban Hingga Rp74 Juta Lewat Modus Pengobatan Ghaib, Mbah Gimbal Ditangkap Polisi

Petugas kemudian mengamankan AR di lokasi yang sama. Dari AR ditemukan uang yang diduga merupakan keuntungan hasil penjualan pil dobel L sebesar Rp40 ribu serta satu unit telepon seluler.

Pengembangan kemudian mengarah kepada ABS yang disebut AR sebagai pihak yang menyediakan pil dobel L. Pada hari yang sama sekitar pukul 13.30 WIB, petugas mengamankan ABS di rumahnya di Desa Godanglegi, Kecamatan Prambon.

Dari penggeledahan, polisi menemukan 1.354 butir Pil LL, terdiri dari 981 butir dalam satu botol plastik dan 373 butir dalam botol lainnya.

Barang tersebut disimpan dalam kantong kresek hitam di bawah meja kamar. Petugas juga mengamankan uang hasil penjualan sebesar Rp150 ribu dan satu unit telepon seluler.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Nganjuk dalam memberantas peredaran okerbaya yang dapat membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *