KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Di kalangan pelajar dan sekolah di Kabupaten Kediri, nama grup Karawitan Paramartha Tri Gangsa SMP Negeri 3 Grogol sudah cukup dikenal. Grup yang menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler sekolah tersebut terus menjaga eksistensi seni karawitan di kalangan generasi muda.
Baca juga:Pemkab Kediri Gelar Doa Lintas Agama Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Paramartha Tri Gangsa beranggotakan 15 siswa dari kelas VII hingga IX. Mereka tidak hanya belajar memainkan gamelan, tetapi juga mengembangkan kemampuan pentas dengan dukungan penari dan sinden.
Kepala SMP Negeri 3 Grogol, Musiin, M.Pd., mengatakan grup karawitan tersebut pernah meraih juara I dalam festival seni tingkat Kabupaten Kediri pada 2025.
“Untuk pentas sudah sering dilakukan dalam skala besar. Mereka sudah menguasai belasan gending, memiliki penari dan sinden,” kata Musiin.
Menurutnya, kemampuan para siswa tidak lepas dari peran pembina yang merupakan guru seni dan dikenal di kalangan seniman Kabupaten Kediri. Pembina tersebut juga memiliki grup campursari.
Di bawah bimbingannya, para siswa dilatih memainkan gamelan dengan laras pelog dan slendro. Latihan yang dilakukan secara rutin membuat kemampuan mereka semakin matang dan mampu ditampilkan dalam berbagai pertunjukan.



















