“Semuanya sudah terpenuhi kebutuhan para pengungsi, tentu kami mengapresiasi seluruh upaya yang dilakukan Pemprov Jawa Timur maupun Pemkab Ponorogo,” tegasnya.
Suharyanto menjelaskan, saat berdialog dengan pengungsi, mereka menyatakan akan kembali ke rumahnya masing-masing ketika tanggulnya diperbaiki.
Di samping itu, ditanya soal bantuan logistik, selama masa tanggap darurat berjalan, BNPB membantu kebutuhan dasar warga, seperti makan, minum, air bersih, serta peralatan tanggap darurat untuk evakuasi korban terdampak, seperti halnya perahu karet.
“Mayoritas masyarakat ingin tanggul yang jebol segera diperbaiki, agar merasa tenang dan bisa segera kembali ke rumah,” pungkasnya.
Seperti diketahui, banjir di Ponorogo mengakibatkan tujuh kecamatan tergenang. Masing-masing di Kecamatan Sawoo, Sambit, Siman, Mlarak, Jetis, Balong, dan Ponorogo Kota. Hal itu membuat ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.



















