Dengan kata lain membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar dengan adanya wisatawan yang keliling menggunakan sepeda itu.
“Kendaraan Cikar ini juga dilengkapi dengan bicycle rack. Harapannya jalan-jalan yang dekat kota-kotanya atau keliling di area destinasinya bisa menggunakan sepeda,” ujarnya.
Selain itu, Mas Ipin juga berencana mengoneksikan tiket wisata dengan angkutan wisata itu sehingga mempermudah bagi wisatawan. Dengan demikian wisatawan cukup mengakses satu kali tanpa harus ribet. Termasuk kedepannya juga menyediakan rute menuju sejumlah sarana publik seperti stasiun, bandara dan terminal.
Baca Juga :Perempuan Dijambret Anak Bawah Umur di Jalan Rejoso, Ternyata Pelaku Kerabatnya Sendiri
“Rencana nanti ke depan, setiap tiket wisata itu sudah include angkutan dan juga spot-spot destinasinya. Karena ini masih percobaan sekarang masih 2 kendaraan yang kita persiapkan. Tahun depan kita perbanyak lagi. Termasuk nanti yang konek ke stasiun, kemudian terminal kemudian ke airport,” jelasnya.
Selain mengoneksikan ke sejumlah fasilitas publik, Pemkab Trenggalek juga ingin memanjakan wisatawan dengan sarana dan prasarana yang memadai serta ramah lingkungan.
Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan animo wisatawan seiring mudahnya konektivitas antar wilayah dengan keberadaan Bandara Kediri hingga JLS.
“Jadi nanti antar kecamatan akan memperluas, ada tidak yang mengkonekkan tempat-tempat wisata, ada nggak yang begini. Terus spot-sport wisata nanti menggunakan mobil yang terbuka shuttle itu untuk keliling-keliling, hop on hop off,” pungkasnya.



















