“Setiap kali penyuluhan dilakukan, kami memberikan edukasi kepada warga. Jika ditemukan jentik nyamuk di rumah warga, kami memberikan peringatan agar lebih rajin membersihkan lingkungan. Jika tidak ditemukan jentik, berarti rumah tersebut sudah menerapkan kebersihan dengan baik,” katanya.
Namun, ia mengakui bahwa masih ada kendala dalam pelaksanaan program ini.
“Tantangan utamanya adalah mengingatkan warga agar tetap konsisten dalam menjaga kebersihan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin,” tuturnya.
Baca Juga :Hindari Hama, Petani Kediri Lakukan Gerdal
“Harapannya, program ini bisa terus berjalan lebih baik setiap tahunnya. Kami juga berharap agar lebih banyak ibu-ibu PKK yang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini serta mendapatkan dukungan lebih untuk menambah fasilitas yang diperlukan dalam penyuluhan,” pungkasnya.
Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga kasus DBD dapat ditekan dan wilayah Desa Katerban bisa terbebas dari wabah penyakit akibat nyamuk.



















