Lamongan, SEJAHTERA.CO – Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa penilaian kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan dilakukan secara terukur melalui indikator yang jelas, salah satunya menggunakan Key Performance Indicator (KPI).
Baca juga:Dana Tak Kunjung Cair, Ratusan Nasabah BMT di Lamongan Mengadu ke Polisi
Penegasan tersebut disampaikan usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat di lingkungan Pemkab Lamongan, Selasa (5/5/2026). Sebanyak 34 pejabat resmi menempati posisi baru sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pelayanan publik.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menekankan bahwa perombakan jabatan bukan sekadar rotasi rutin, melainkan hasil evaluasi menyeluruh berbasis data dan capaian kinerja nyata.
“Semua terukur. Masing-masing punya KPI yang kita lihat dari kinerjanya. Setiap personel memiliki catatan, baik dari sisi kompetensi, integritas, maupun aspek lainnya dalam database yang kami miliki,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap ASN yang dimutasi telah melalui proses penilaian ketat berbasis KPI guna memastikan penempatan jabatan sesuai dengan kapasitas dan rekam jejak masing-masing individu.



















