Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Dua orang korban keracunan masal dari klaster pondok pesantren (Ponpes) di Desa Belang Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo masih menjalani perawatan insentif di RSU Aisyiah. Dua orang yang saat ini dirawat itu merupakan anak dan bapak.
Elsa Fitria, salah satu korban keracunan masal yang saat ini dirawat bercerita, saat dibawa ke rumah sakit pada Jumat (31/1/2025) kondisinya lemas, mual, diare. Namun, saat ini kondisinya sudah mulai membaik meski kadang masih terasa mual.
Baca Juga :Ada 40 Perumahan di Kota Batu yang Bandel, Diduga Belum Lengkapi Perizinan
“Kalau sekarang sudah membaik, lemasnya sudah berkurang. Kalau awal masuk rumah sakit itu kedinginan, panas tinggi sampai mengigau kata ibu, lalu pusing, mual dan diare,” ungkap Elsa, saat ditemui di rumah sakit, Senin (3/2/2025).
Dirinya mengatakan jika kondisi tersebut muncul setelah mengonsumsi sate kambing yang dibawa ibunya dari salah satu pondok pesantren di Desa Belang. Ponpes itu merupakan tempat ibunya bekerja.



















