“Saat ini masih ada sekitar 27 ribu bidang yang harus diselesaikan. Targetnya saat ini memang menurun, tetapi biasanya ada pelimpahan dari wilayah lain yang tidak mampu untuk menyelesaikan, sehingga target kami di akhir tahun biasanya bertambah,” ungkapnya.
Sasaran program PTSL 2025 akan fokus ke 37 desa di Kabupaten Tulungagung, dengan rincian 24 desa belum tuntas PTSL 2024 dan 13 desa lainnya baru mengikuti PTSL.
Melalui PTSL ini, BPN Tulungagung sudah menyelesaikan 413 ribu bidang.
Menurut Ferry, saat ini terdapat beberapa wilayah yang masih sedikit tersertifikasi pada program PTSL, di antaranya seperti Kecamatan Sendang dan Pucanglaban.
Namun, pihaknya akan berupaya untuk menyelesaikan program PTSL di tahun 2025 ini untuk mencapai predikat Kabupaten Lengkap.
“Ada juga 78 desa/kelurahan yang sama sekali belum ikut PTSL, terbanyak di wilayah Kecamatan Kota dengan total 12 kelurahan. Untuk mencapai predikat kabupaten lengkap, total target PTSL di Tulungagung mencapai 580.000 bidang, jadi saat ini kurang 167 ribu bidang,” pungkasnya



















