Jembatan Ambrol Tergerus Derasnya Air, Warga Dua Desa di Kecamatan Ponggok Blitar Harus Memutar 5 Kilometer

Terdampak Penghematan, Even Seni Nusantara Kota Blitar Digelar SederhanaJembatan Ambrol Tergerus Derasnya Air, Warga Dua Desa di Kecamatan Ponggok Blitar Harus Memutar 5 Kilometer
Kondisi jembatan yang ambrol karena diterjang air hujan pada Senin sore.(aziz/sejahtera.co)

Nah, lantaran ditutup total, warga atau pengendara yang melintas  atau hendak menuju dua desa itu harus memutar lebih jauh lagi. Harus memutar hingga 5 kilometer. Jalan itu juga kerap dijadikan alternatif menuju  Pasar Cangkring,  pasar besar di Ponggok. Tak heran, banyak kendaraan baik motor ataupun mobil kerap melintas di jembatan itu.

Saat ini, pihak pemerintah desa setempat tengah mencari solusi agar permasalahan jembatan putus bisa teratasi. Karena cukup  berarti, bisa jadi pemerintah desa bakal membuat jembatan darurat.

“Saat ini, kami masih melakukan asesmen. Dan memang jembatan juga usianya juga sudah tua,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto.

Read More

Baca Juga :Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Warga di Sungai Serinjing Kediri

Dia mengatakan, ambrolnya jembatan itu memang karena curah hujan deras yang tinggi. Ditambah usia jembatan yang sudah tua, sehingga mudah ambrol.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *