Jombang, SEJAHTERA.CO – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menanggapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan di berbagai daerah di Jawa Timur. Ia meminta kepala daerah tidak khawatir dan justru melihat peluang positif dari kebijakan tersebut.
Hal ini disampaikan Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) Bupati Jombang di Gedung DPRD Jombang, Rabu (5/3/2025) malam.
Dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti menghambat pembangunan ataupun kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga :Angka Kesembuhan Sapi dari PMK di Kabupaten Kediri Capai 759 Ekor
Menurutnya, justru dalam kondisi seperti ini, pemerintah daerah harus lebih cermat dalam membaca peluang dan memanfaatkan sumber daya yang ada.
“Saya ingin kepala daerah tidak cemas terhadap efisiensi anggaran. Ada sisi positif yang bisa dimanfaatkan untuk membangun generasi muda yang lebih berdaya saing di masa depan,” ujar Khofifah.
Lebih lanjut, Gubernur Jawa Timur dua periode ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam menyikapi efisiensi anggaran.
Dengan adanya keselarasan visi dan misi, kebijakan ini diyakini tidak akan menghambat upaya memberantas kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara perlahan namun pasti.



















