Kediri, SEJAHTERA.CO – Peristiwa ledakan petasan yang terjadi di kediaman Anton Nugroho (33) warga Dusun Pujomarto, Desa Ketawang, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri menyebabkan rumahnya mengalami kerusakan parah.
Di lokasi, Senin (24/3/2025), terlihat material bangunan seperti sebagian tembok mengalami roboh dan atap rusak berserakan di bawah. Garis polisi pun terlihat terpasang melingkar mulai dari depan hingga belakang rumah Anton yang bekerja sebagai satpam itu.
Kepala Dusun Bojomarto, Kaspur menyebut, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Anton, istri beserta anaknya berada di rumah.
Baca Juga :Persiapan Pameran, Pelukis di Jombang Pemanasan dengan Gelar Kegiatan Melukis On The Spot
Sedangkan, posisi Anton berada di ruang tamu dan istrinya dalam keadaan hamil besar berada di dalam kamar “Korbannya satu orang (Anton). Istri dan anaknya tidak apa-apa,” jelasnya.
Kaspur belum mengetahui secara pasti petasan tersebut digunakan untuk apa. Namun, ia memastikan bahwa petasan tersebut tidak jual, melainkan untuk sendiri. Menurutnya, biasannya usai Salat Idulfitri pagi hari petasan dinyalakan.
“Tidak tahu sama sekali,” ucapnya saat disinggung besar atau sedikitnya jumlah petasan.
Ia menambahkan, Anton kesehariannya bekerja sebagai satpam MTS Sanawiyah Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Sedangkan, petasan tersebut dibuat dan dinyalakan oleh pemuda di lingkungan tersebut pada saat lebaran.



















