Kediri, SEJAHTERA.CO – Moh Hidris Rayyan, pelajar asal SMAN 1 Pare meninggal dunia usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di wilayah Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, Senin (24/3/2025) dini hari.
Ucapan bela sungkawa meninggalnya Hidris Rayyan beredar di akun tiktok SMAN 1 Pare Official. Dalam unggahan tersebut, terlihat ada foto almarhum berpakaian seragam sekolah disertai narasi.
“Innalilahi wainnailaihi Rojiun telah meninggal dunia dunia hari ini ananda Putra Hidris Rayyan siswa SMAN 1 Pare, semoga diampuni segala dosanya dan diterima segala amal ibadah nya, bagi keluarga yang dititipkan semoga diberikan kesabaran menerima ujian dari Allah SWT Aamiin…”
Tak hanya Rayyan, ada dua rekannya yang turut mengalami luka-luka dan masih dirawat di rumah sakit karena mengalami luka-luka atas insiden dugaan pengeroyokan. Informasi tersebut muncul ketika terdapat unggahan akun media sosial Bambang Rukminto.
Baca Juga :Viral, Wahana Pasar Malam di Ponorogo Rusak dan Membahayakan Pengunjung, Polisi Turun Tangan
Berdasarkan unggahannya, Bambang membeberkan ketika sang korban bersama rekannya akan pulang ke Pare setelah berkumpul di Simpang Lima Gumul (SLG).



















