Dampak banjir tak hanya mengganggu mobilitas, tapi juga menghantam sektor pertanian.
Setidaknya seribu hektar lahan tambak budidaya ikan terendam, dan banyak ikan yang siap panen hanyut terbawa arus deras.
“Para petani hanya bisa pasrah melihat hasil usaha mereka terancam hilang,” ungkapnya.
Baca Juga :Sebanyak 30 Lansia Ikut Skrining Operasi Katarak di RSUD Jombang
Mewakili aspirasi warga, Saikhu sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Lamongan segera mengambil tindakan. Ia mengusulkan peninggian badan jalan sebagai solusi agar banjir tidak lagi merendam akses vital tersebut.
“Dengan begitu, aktivitas warga, tidak lagi terganggu, dan kami bisa beraktivitas lebih lancar,” harapnya.



















