“Menang tahun lalu (Porprov) juga ada kejutan dari atlet yang tak diunggulkan,” bebernya.
Tim Muaythai Kabupaten Kediri telah menjalani dua kali try out menghadapi Kota Kediri dan Kabupaten Nganjuk. Uji tanding ini disebut sangat membantu memperkuat teknik dan mengukur kesiapan mental atlet.
Namun, persiapan bukan tanpa tantangan karena banyak atlet yang juga harus membagi waktu dengan pendidikan kuliah maupun pekerjaan.
“Yang paling menantang adalah soal waktu. Ada yang kuliah dan kerja, jadi kami atur ulang jadwal latihan agar semua tetap bisa ikut,” ungkapnya.
Adapun regenerasi, dua nama muda yakni Isabel (kelas 43 kg putri) dan Elsa (kelas 51 kg putra) kini tengah dipoles. Keduanya dinilai punya potensi besar untuk menjadi tulang punggung Muaythai Kediri di masa depan.
Dia mengapresiasi kepada KONI Kabupaten Kediri dan pemerintah daerah yang terus mendukung, baik dalam bentuk fasilitas maupun semangat moral.
“Kami berharap semua atlet bisa tampil optimal dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Kabupaten Kediri di Porprov Jatim 2025,” tutup Pelatih Cabor Muaythai Kabupaten Kediri.



















