“Ini bagian dari pembinaan agar mereka punya keterampilan dan bisa mandiri. Harapannya, saat bebas nanti, mereka bisa bekerja atau membuka usaha sendiri,” jelasnya.
Program pelatihan ini juga masuk dalam 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Tri Wahyanto menyatakan dukungannya terhadap pelatihan semacam ini agar terus dikembangkan.
“Pelatihan keterampilan seperti ini sangat bermanfaat dan harus diperluas. Ini langkah nyata untuk mencetak warga binaan yang siap kembali ke masyarakat dengan bekal usaha,” tegas Tri.
Lapas Jombang sendiri terus mendorong kolaborasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) maupun lembaga lainnya agar pembinaan berjalan maksimal dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh warga binaan saat mereka bebas nanti.



















