Blitar, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 14 pemuda dari berbagai perguruan silat diamankan aparat Polres Blitar Kota setelah terlibat aksi anarkis yang meresahkan warga. Mereka dilaporkan melakukan perusakan rumah dan pengeroyokan di sejumlah titik wilayah Kabupaten Blitar.
Baca Juga :Gubernur Khofifah Ajak Perguruan Silat Jadi Pilar Persatuan
Menurut Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, para pemuda tersebut berasal dari luar daerah, yakni Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri. Aksi bermula saat mereka hendak menonton pertunjukan budaya pencak dor di Lapangan Desa Sumberjo, Kecamatan Sanankulon, pada Sabtu (5/7/2025) malam.
“Mereka datang menggunakan atribut perguruan, padahal sesuai kesepakatan, penonton maupun pemain tidak diizinkan memakai atribut organisasi pencak silat. Karena itu, mereka dilarang masuk sejak di area parkir,” jelas Samsul, Senin (7/7/2025).



















