Mayat Perempuan di Jalan Raya Blitar Teridentifikasi, Korban Ternyata Warga Kediri

Mayat Perempuan di Jalan Raya Blitar Teridentifikasi, Korban Ternyata Warga Kediri
Polisi saat identifikasi jenazah DTO usai ditemukan tak bernyawa di pinggir Jalan Raya Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. (aziz/seajahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Identitas perempuan yang ditemukan meninggal di pinggir Jalan Raya Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Senin pagi (7/7/2025), akhirnya terungkap.

Korban adalah Dita Oktavia (21), warga Dusun Purworejo, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Kepastian ini disampaikan Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi. Identitas korban diketahui setelah pihak keluarga mengenali ciri-ciri fisik dan beberapa tato di tubuh korban, termasuk tulisan “Dita Okta” di lengan kiri dan gambar Doraemon di kaki kanan.

Read More

luarga memastikan identitas korban di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Disaksikan perangkat desa dan kakak kandung korban,” ujar Ipda Putut.

Baca Juga :Peringati Hari Jadi ke-457 dan Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Madiun, RSUD Caruban Gelar Khitan Massal

Dita terakhir terlihat pada Jumat malam (4/7/2025). Menurut keluarga, ia bekerja di sebuah warung kopi di Desa Bangkok, Kecamatan Gurah, Kediri. Selama ini, ia memang tidak selalu pulang ke rumah.

Penemuan jasad perempuan ini sempat menggegerkan warga sekitar. Mayat ditemukan pertama kali oleh Sutiyah, warga setempat, sekitar pukul 06.00 WIB. Awalnya dikira orang mabuk atau tidur di pinggir jalan, namun setelah dicek, ternyata sudah meninggal dunia.

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau, kaus hitam bertulisan “Fighter Netral”, dan celana jins biru dongker. Identitas tidak ditemukan di lokasi.

Polisi kini telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan membawa jenazah untuk proses otopsi di RS Bhayangkara Kediri guna mengetahui penyebab pasti kematian. Dugaan tindak kriminal masih diselidiki.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *