“Seluruh limbah medis juga harus dimusnahkan sesuai aturan setelah didesinfeksi,” jelasnya.
Dinkes Kota Batu tetap membuka ruang bagi keluarga untuk terlibat dalam prosesi pemulasaran, termasuk memandikan dan mengkafani jenazah, dengan catatan wajib mematuhi protokol.
Baca Juga :Kecelakaan Maut di Ponorogo, Dua Pemotor Tewas Termasuk Seorang Pelajar
Para modin desa dan kelurahan pun mendapat pelatihan khusus agar mampu mendampingi proses tersebut.
“Edukasi publik sangat penting agar stigma terhadap pasien maupun jenazah HIV berangsur hilang. Kami pun rutin mengadakan pelatihan minimal setahun sekali untuk memastikan pemulasaran dilakukan secara benar dan aman,” tambahnya.
Selain aspek keamanan, Dinkes Kota Batu juga mencatat adanya penurunan signifikan pada angka kematian akibat HIV dalam beberapa tahun terakhir.
Hal ini dinilai sebagai bukti bahwa penanganan medis dan edukasi masyarakat berjalan efektif.



















