DP3AP2KB Kota Kediri Berikan Penghargaan Lomba Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat SLTP, Juara Pertama Diboyong SMP Negeri 4

Kepala DP3AP2KB Kota Kediri dr. Muhammad Fajri Mubasysyir saat memberikan penghargaan Lomba Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat SLTP Se-Kota Kediri. (burhan/sejahtera.co)

“Setelah verifikasi lapangan, kemudian ditentukan tiga besar,” tambahnya.

Kasus Bullying Naik Dua Kali Lipat

Fajri juga menyoroti pentingnya SSK untuk menekan kasus kekerasan pada pelajar. Ia mengungkapkan bahwa kasus bullying di Kota Kediri meningkat dari 20 kasus (2024) menjadi 40 kasus pada tahun 2025.
“Seperti kasus bullying di Kelurahan Bangsal, kami dampingi secara intensif,” jelasnya.

Read More

Untuk itu, ke depan DP3AP2KB berencana melibatkan lebih banyak sekolah dari jenjang SD, SLTP hingga SMA dalam lomba SSK tingkat kota hingga nasional.

Integrasi Nilai Kependudukan ke Dalam Mapel

Pendidikan SSK dapat diintegrasikan melalui pembelajaran. Misalnya, materi kesehatan reproduksi masuk dalam mapel Biologi, sementara materi pengelolaan sampah dapat dimasukkan dalam Pendidikan Jasmani atau mapel lain.
Program ini juga didukung oleh PIK-R serta Kelompok Dukungan Sebaya (Peer Support Group).
Fajri menambahkan, tiga sekolah juara juga diajak melakukan studi banding ke SLTP Negeri 4 Mojokerto, juara tingkat Provinsi tahun sebelumnya.

Baca Juga :Pelatih Ong Kim Swee Lepas Persik Kediri, Arthur Irawan Beri Apresiasi

“Dengan hasil studi banding dan penilaian SSK tingkat Kota, kami berharap tahun ini bisa lolos ke tingkat nasional,” ucapnya.

Sekolah Tergerak Menguatkan Pendidikan Kependudukan

Sementara itu, Narasumber dari UNESA, Ali Imron menyampaikan, kegiatan ini mampu menggerakkan sekolah untuk menghidupkan program SSK secara nyata, baik di kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
“Guru juga diajari cara menginternalisasi isu kependudukan ke dalam rencana pembelajaran,” ujarnya.

Tujuannya agar siswa memahami isu kependudukan sehingga mampu merencanakan masa depan lebih baik dan terhindar dari persoalan remaja seperti perkawinan anak maupun kenakalan remaja.

Sedangkan, Kepala SLTP Negeri 4 Kota Kediri Arnie Suhartiningsih, mengaku bangga atas pencapaian sekolahnya.
“Berbagai strategi kita gerakkan, dari integrasi semua mapel hingga pemberdayaan ekstrakurikuler dan kegiatan lain yang berpusat pada penguatan warga sekolah. Harapannya menjadi jembatan menuju demokrasi generasi emas 2045,” ungkapnya.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *