Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar. Namun, karena api cepat membesar, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke petugas pemadam kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Blitar diterjunkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat sehingga tidak merembet ke bangunan lain.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting arus listrik di area kandang ayam. Pihak pemilik menyadari bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan tidak ada unsur kesengajaan, sehingga tidak akan menempuh jalur hukum terhadap pihak mana pun.
Jumlah ayam yang terbakar dalam kandang tersebut diperkirakan mencapai sekitar 5 ribu ekor.



















