Senada dengan hal tersebut, Koordinator Jantiko Mantab Kecamatan Wates, Ustadz Zainuri, menyampaikan kegiatan ini merupakan rutinan Ahad Kliwon yang selalu dinantikan masyarakat.
“Majelis ini tidak hanya menjadi sarana dzikir dan sema’an Al-Qur’an, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, sema’an Al-Qur’an dipimpin oleh KH Anwar dari Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, bersama Kyai Mahmud dari Adan-adan, Gurah, Kediri, serta diikuti sekitar 10 hafidz Al-Qur’an.
Gus Fahmi Djazuli diketahui merupakan putra dari Ning Eva Munif dan cucu dari KH Munif Djazuli, pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri. Sementara itu, Ning Tasya Aluna merupakan putri dari Gus Sabuth Panoto Projo dan cucu dari KH Hamim Thohari Djazuli atau Gus Miek, tokoh sentral dalam gerakan Dzikrul Ghofilin dan Jantiko Mantab.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melestarikan tradisi keagamaan yang telah diwariskan para ulama.
Baca juga:Hardiknas 2026 di Kota Kediri, Mbak Wali Tekankan Penguatan Mutu dan Akses Pendidikan
Panitia mengajak seluruh warga Dusun Gemenggeng dan sekitarnya untuk terus meramaikan majelis dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan.



















