Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas memperkirakan korban berusia antara 20 hingga 30 tahun. Namun, identitas korban belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah yang sudah membusuk.
Baca juga:Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Perbaikan Dua Kelas SDN 1 Babadan yang Ambruk
Menurut keterangan saksi, saat pertama kali terlihat, kondisi tubuh korban masih relatif utuh. Namun karena berada di bibir pantai dan terus diterjang ombak, beberapa bagian tubuh mengalami pemisahan akibat proses pembusukan yang sudah berlangsung lama.
“Kondisi jenazah sudah membusuk. Kemungkinan karena itu beberapa bagian tubuh terpisah setelah terkena hantaman ombak,” ujarnya.
Usai proses identifikasi awal, jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
“Saat ini masih dilakukan proses identifikasi lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban. Bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor,” pungkasnya.



















