Emak-emak Masih Primadona, Zaman Modern, Tanam Padi Tidak Lagi Mundur

Kediri, SEJAHTERA.CO – Meski Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mempromosikan penanaman padi menggunakan mesin namun tenaga manusia, terutama emak-emak masih menjadi rebutan.

 

Terbukti, saat musim tanam Desember 2023 ini, di sebagian wilayah Kabupaten Kediri, tenaga emak-emak untuk menanam padi masih menjadi primadona.

Read More

Kalau lagi musim tanam seperti saat ini, emak-emak ini dapat bekerja full time atau sehari penuh dan dapat berpindah hingga tiga tempat.

 

Upah mereka, untuk sawah ukuran (istilah petani banon atau bata seratus) bervariasi, mulai dua ratus delapan puluh ribu rupiah hingga tiga ratus dua puluh ribu rupiah.

Kenapa berbeda? Untuk tanah yang lumpurnya lembek atau lunak, upahnya normal dua ratus delapan puluh ribu rupiah. Sementera jika tanahnya keras, upahnya tiga ratus ribu rupiah dengan ukuran lahan sama.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *