Sekitar 10 sampai 15 Persen Populasi Ternak Layak Dikorbankan, ini Data Dinakeswan Kabupaten Tulungagung

Sekitar 10 sampai 15 Persen Populasi Ternak Layak Dikorbankan, ini Data Dinakeswan Kabupaten Tulungagung
Kondisi Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung yang mulai ramai pedagang dan pembeli menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha.(isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung mulai melakukan monitoring.

Diketahui, stok ternak qurban di Tulungagung dalam kondisi aman dan cenderung surplus, serta dinyatakan sehat untuk dijadikan qurban.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan), Dinakeswan Kabupaten Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani mengatakan, sudah melakukan monitoring terhadap ketersediaan hewan ternak untuk qurban.

Read More

Dimana proses monitoring ini turut melibatkan petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Tulungagung.

proses monitoring ini dilakukan untuk memantau ketersediaan hewan ternak yang akan dijadikan qurban, serta memantau kondisi kesehatan setiap ternak tersebut.

Baca Juga :Dikunjungi Murid SD, Polres Kediri Edukasi Kesadaran Hukum Sejak Dini

Hasilnya, ketersediaan hewan ternak di Tulungagung dalam kondisi surplus, dimana sebagian di antaranya dinyatakan sehat dan layak untuk qurban.

“Kami pastikan untuk mencukupi kebutuhan qurban di Tulungagung sudah cukup dan bahkan surplus. Kondisinya juga sehat dan layak untuk dijadikan hewan qurban,” kata drh. Tutus Sumaryani, Kamis (8/5/2025).

Tutus mengungkapkan, saat ini jumlah populasi kambing terdapat sebanyak 173 ribu ekor, sedangkan untuk populasi sapi terdapat sebanyak 126 ribu ekor.

Tapi tidak semua populasi hewan ternak itu layak untuk dijadikan qurban, hanya 15 persen dari populasi kambing dan 10 persen populasi sapi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *