Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sejumlah rumah milik warga di Tulungagung yang rusak akibat bencana alam mulai mendapat perbaikan dari Pemkab Tulungagung.
Bahkan, anggaran yang dipakai untuk perbaikan rumah-rumah tersebut mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Tulungagung, Anang Prastitianto mengatakan, awal tahun 2025 terdapat tiga rumah warga yang rusak akibat bencana.
Diketahui, ketiga rumah itu rusak akibat bencana hujan deras yang menyebabkan longsor maupun pohon tumbang.
Sesuai data miliknya, ketiga rumah tersebut berlokasi di Desa Pojok Kecamatan Ngantru, Desa Blendis Kecamatan Gondang, dan Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbergempol.
Baca Juga :Pendapat Guru Besar Hukum UB dan Akademisi, Kepatuhan UU dalam Aksi Demonstrasi Harus Dipahami
Ketiga rumah itu saat ini tengah menjalani proses perbaikan yang dilakukan oleh masing-masing pemilik rumah.
“Bantuan yang kami berikan hanya berupa uang saja, dimana uang itu nantinya dipakai oleh pemilik rumah untuk memperbaiki rumahnya secara mandiri,” kata Anang Prastitianto, Rabu (14/5/2025).
Secara rinci, total anggaran yang dihabiskan Pemkab Tulungagung untuk memberikan bantuan terhadap rumah terdampak bencana itu kurang lebih Rp 90 juta.
Rumah terdampak bencana di Desa Pojok Kecamatan Ngantru mendapat bantuan untuk perbaikan rumah senilai Rp 35 juta.



















