Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Petugas gabungan kembali menggelar razia pelajar bolos sekolah di sejumlah warung kopi di Kabupaten Tulungagung, Senin (15/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati puluhan pelajar SMP hingga SMA yang masih mengenakan seragam sekolah sedang nongkrong saat jam pelajaran berlangsung.
Baca juga:Sebanyak 23 Pelajar Terjaring Razia Saat Nongkrong di Warung Kopi pada Jam Sekolah di Tulungagung
Kasi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan (Binwasluh) Satpol PP Tulungagung, Kabul Nurkuat, mengatakan razia dilakukan bersama Dinas Pendidikan, Polri, dan Satpol PP Tulungagung. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang resah karena banyak pelajar berada di warung kopi pada jam sekolah.
Selama razia, petugas menyasar empat warung kopi, masing-masing dua lokasi di Kecamatan Kauman dan dua lokasi lainnya di kawasan Wisata Kuliner Pinka Tulungagung. Dari hasil pemeriksaan, petugas menjaring sebanyak 47 pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat.
“Razia kami lakukan berdasarkan aduan masyarakat. Ada empat warung kopi di Kecamatan Kauman dan Pinka yang kami datangi, dengan total pelajar yang terjaring sebanyak 47 orang,” kata Kabul Nurkuat, Senin (15/6/2026).
Kabul menjelaskan, para pelajar yang terjaring kedapatan sedang nongkrong di warung kopi sambil mengenakan seragam sekolah. Beberapa di antaranya sempat beralasan sedang jam kosong atau telah pulang sekolah. Namun, petugas tetap melakukan pendataan dan pembinaan.
Sebagai bentuk pembinaan, para pelajar diminta berbaris, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta membaca teks Pancasila. Langkah tersebut dilakukan untuk menanamkan kedisiplinan dan meningkatkan kesadaran berbangsa serta bernegara.



















