Bulan Suro Berakhir, Air Terjun Sedudo Tetap jadi Magnet Awet Muda dan Budaya

Bulan Suro Berakhir, Air Terjun Sedudo Tetap jadi Magnet Awet Muda dan Budaya
Upacara Siraman di bulan suro di kawasan wisata Air Terjun Sedudo. (inna/sejahtera.co)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Bulan Suro tahun ini, yang berlangsung selama 29 hari mulai Jumat, 27 Juni 2025, akan segera berakhir besok, Jumat 25 Juli 2025.

Selama periode sakral ini, kawasan wisata Air Terjun Sedudo di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, tak henti-hentinya dipadati pengunjung.

Ribuan orang dari berbagai penjuru membanjiri lokasi ini, tak hanya untuk menikmati keindahan alamnya, tetapi juga untuk melakoni tradisi mandi di bawah guyuran air terjun yang dipercaya dapat membawa awet muda.

Read More

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk, Sri Handariningsih, mengungkapkan bahwa fenomena Air Terjun Sedudo, terutama saat Bulan Suro ini menjadi bukti daya tarik tak lekang oleh waktu.

Baca Juga :Ribuan Kepala Keluarga di Kota Blitar Terima Bantuan Beras 20 Kilogram

“Air Terjun Sedudo akan paling ramai dikunjungi saat Bulan Sura,” ujarnya, Selasa (22/7/2025).

Perempuan yang akrab disapa Bu Han ini menjelaskan bahwa pada hari-hari biasa, Air Terjun Sedudo hanya menarik sekitar 100 hingga 200 wisatawan per hari.

Namun, selama Bulan Suro, angka ini melonjak drastis. Disporabudpar Nganjuk mencatat, rata-rata ada ratusan pengunjung datang setiap harinya.

Puncak keramaian terjadi pada acara Siraman Sedudo yang digelar beberapa waktu lalu, di mana jumlah pengunjung mencapai ribuan orang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *