Kediri, SEJAHTERA.CO – Dari beberapa kali sidak takjil, makanan dan minuman, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri tak temukan adanya bahan berbahaya dalam makanan yang dijual oleh pedagang.
Ini menunjukkan pedagang takjil sudah paham keamanan dan kesehatan bagi tubuh. Dinkes tak temukan adanya borak atau bahan sejenisnya untuk menarik perhatian pembeli.
Kepala Dinkes Kabupaten Kediri dr Ahmad Khatib mengatakan sidak tajil dan mamin dilakukan bersama BPOM Kediri. Sebelumnya pihaknya juga sudah sosialisasikan bahan makanan untuk takjil harus aman dan nyaman untuk dikonsumsi.
“Kita sampaikan jangan sekali-kali pakai borak atau bahan makanan lainnya yang berisiko jangka pendek dan jangka panjang bagi konsumen. Boleh saja berjualan di saat puasa dan jualan takjil sore hari namun keamanan pangan harus dijaga dengan baik,” katanya, Kamis (12/3/2026).



















