Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pembangunan ulang Jembatan Junjung yang rusak sejak Desember 2024 akan segera dimulai pada April 2026. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tujuh bulan setelah proses lelang selesai.
Baca juga:Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Tulungagung–Kediri
Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik, mengatakan saat ini proyek telah memasuki tahap penyusunan kontrak kerja dengan pemenang lelang sebelum dilanjutkan ke pengerjaan fisik.
“Pemenang proyek sudah ada, tinggal pembuatan kontrak kerja. Bulan April ini pengerjaan fisik mulai dilakukan, dan diharapkan bisa selesai sebelum November 2026,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Baca juga:Pasokan Terserap MBG, Harga Sayur di Pasar Ngemplak Tulungagung Melonjak
Menurutnya, pembangunan ulang Jembatan Junjung akan menggunakan konstruksi baru yang lebih kuat dibanding sebelumnya. Hal ini dilakukan agar jembatan lebih tahan terhadap potensi kerusakan, terutama saat terjadi banjir.
Secara spesifikasi, jembatan baru akan menggunakan konstruksi balok gerber, yakni sistem tanpa pilar di tengah sungai. Pondasi hanya berada di kedua sisi, sehingga dinilai lebih kuat dan aman.



















