Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Setelah sebelumnya mengamankan 14 terduga pelaku pengeroyokan dengan 1 korban meninggal dunia dan 3 korban luka berat, Satreskrim Polres Nganjuk terus melakukan penyidikan terkait kejadian di Desa Sukorejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk.
Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui sebelum kejadian para korban melintas menggunakan beberapa sepeda motor dari timur ke barat di jalan wilayah Desa Sukorejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Saat tiba di lokasi, tepatnya di jalan depan SDN Sukorejo, rombongan korban dihadang oleh sekelompok orang kemudian dilempari batu hingga terjatuh.
Setelah korban terjatuh, para pelaku secara bersama-sama melakukan pemukulan, tendangan serta pelemparan batu ke arah korban, hingga 1 korban meninggal dunia, dan 3 lainnya luka – luka.
“Berdasarkan keterangan dari para terduga pelaku, motif kejadian diduga karena para pelaku merasa tersinggung terhadap rombongan korban,” ujar Wakapolres Nganjuk Kompol Didid Wahyu Agustyawan, S.H., M.H. saat konferensi pers, Rabu (1/7/2026).
“Menurut pelaku, korban melakukan blayer-blayer kendaraan serta menyalakan kembang api ketika melintas di lokasi,” sambungnya.
Setelah melalui penyelidikan intensif, pemeriksaan saksi, olah TKP, serta pengembangan yang dilakukan Tim Satreskrim Polres Nganjuk, akhirnya penyidik berhasil mengamankan 29 orang terduga pelaku, yang sebelumnya hanya 14 pelaku.



















