SEJAHTERA.CO – Saat ini, motor adalah salah satu kendaraan yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Namun, tidak semua pemilik motor menggunakan kendaraannya secara rutin. Ada beberapa pemilik yang hanya menggunakan kendaraannya pada saat-saat tertentu, seperti saat bepergian ke luar kota atau hanya pada akhir pekan.
Hal ini tentu saja dapat menyebabkan motor jarang dipakai dan berdampak pada kerusakan mesin.
Untuk itu, sebagai pemilik motor yang jarang dipakai, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan mesin akibat jarang dipakai.
Pertama, pastikan untuk selalu melakukan perawatan rutin. Meskipun jarang dipakai, namun tetap saja membutuhkan perawatan yang baik.
Perawatan rutin seperti mengganti oli, membersihkan filter udara, dan memeriksa kondisi ban dapat membantu menjaga kinerja mesin. Jika tidak dirawat dengan baik, maka risiko kerusakan mesin akan semakin tinggi.
Kedua, jangan biarkan kendaraan terlalu lama tidak digunakan. Jika tidak digunakan dalam waktu yang lama, maka mesin akan mengalami kerusakan akibat karat dan kotoran yang menumpuk.
Untuk itu, pastikan untuk menghidupkan mesin setidaknya seminggu sekali dan membiarkannya menyala selama beberapa menit. Hal ini dapat membantu melumasi mesin dan mencegah terjadinya karat.
Selain itu, pastikan juga untuk memeriksa kondisi baterai secara berkala. Baterai yang jarang digunakan dapat menyebabkan baterai menjadi kembung atau kehilangan daya.
Jika baterai rusak, maka kendaraan tidak akan dapat dinyalakan. Untuk itu, pastikan untuk mengisi ulang baterai secara berkala atau menggunakan alat pengisi daya baterai jika tidak digunakan dalam waktu yang lama.



















