Pensiunan Guru Sukses Usaha Sayur Hidroponik, Modal Rp 2,5 Juta, Satu Kali Panen Omzet Rp 1,5 Juta

Pensiunan Guru Sukses Usaha Sayur Hidroponik, Modal Rp 2,5 Juta, Satu Kali Panen Omzet Rp 1,5 Juta

Alasan utamanya simpel yakni tak ingin nganggur. Bahkan niat itu sudah terbenam sebelum pensiun. Hingga akhirnya beberapa saat kemudian  memulai bisnisnya.

“Kan pada waktu itu pandemi Covid-19, banyak yang ingin konsumsi sayur sehat. Nah akhirnya saya tertarik. Saya melihat di media sosial soal hidroponik. Belajarnya dari YouTube,” kata perempuan berhijab ini.

Memanfaatkan dak lantai 2 di atas kos menjadi pilihan karena memang dirinya tak punya sawah atau lahan tanah luas. Awalnya membuat instalasi pipa sendiri. Tetapi ternyata gagal dan sayurannya banyak yang mati. Itulah tantangannya.

Read More

Meski kerap gagal panen, tetap berusaha. Akhirnya diapun memanfaatkan tenaga tukang untuk membuat instalasi dan green housenya. Dengan modal tak sampai Rp 2,5 juta sudah bisa memiliki green house lengkap dengan instalasi pipanya.

Di paralon dia lubangi dengan 700 lubang tanam. Di media itu dijadikan untuk pembibitan hingga panen. “Semua saya tangani, wong gampang. Ternyata kunci utamanya telaten dan rajin memantau nutrisi,” katanya.

Usahanya pun tak sia-sia. Berbekal nekat akhirnya beberapa bulan kemudian sudah bisa panen. Tanamannya rata-rata memakan waktu 3 sampai 4 bulan baru bisa panen.

Mulai selada, sawi hingga seledri. Hasilnya pun menggiurkan. Dalam sekali panen bisa mendapatkan uang sampai Rp 1,5 juta.

Biasanya beberapa minggu sekali bisa panen minimal sekali. Dari hasil itu bisa menyisihkan beberapa ratus ribu. Pasalnya untuk hidroponik juga menggunakan pompa listrik.

Saat ini harga jenis sayur yang ditanam mencapai Rp 10 ribu per kilogram. Dengan harga itu masih bisa mendapatkan untung. Bahkan pernah tembus Rp 15 ribu per kilogram.

Soalnya selama ini sudah punya pelanggan tetap. Seperti pedagang di pasar hingga penjual lalapan dan ayam penyet. Karena sayur hidroponik memang segar dan  sehat.(ziz)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *