“Kondisi seperti ini sudah di laporan ke pemerintah Desa namun belum ada bantuan ataupun tindakan,” bebernya.
“Berharap sebaiknya segera ada tindakan layaknya Desa sebelah, dikasih bantuan tandon dan dropping air seminggu 1 sampai 2 kali,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis mengatakan, sudah ada perintah maupun instruksi dari PJ Bupati.
“Apabila ada kekurangan air segera ditindaklanjuti, kami pun sudah melakukan koordinasi dengan pihak PDAM, akan dilakukan pemetaan dan intervensi oleh PDAM,” tuntasnya.
Reporter:Rio/Andik



















